Showing posts with label English. Show all posts
Showing posts with label English. Show all posts

Ada beberapa fakta unik tentang bahasa Inggris yang mungkin belum diketahui anda, antara lain adalah :



  1. Stewardesses adalah kata terpanjang yang dapat diketik di keyboard hanya dengan menggunakan tangan kiri Anda. Sedangkan untuk tangan kanan,  lollipop adalah yang terpanjang.
  2. Tidak ada kata dalam bahasa Inggris yang bersajak/berima dengan month, orange, silver, purple, angstscalp. 
  3. Dreamt adalah satu-satunya kata bahasa Inggris yang berakhir dengan huruf ‘mt’.
  4. Kalimat The quick brown fox jumps over the lazy dog menggunakan setiap huruf yang ada dalam abjad.
  5. Kata racecar, kayak dan level dapat dibaca bolak-balik dari kiri ke kanan ataupun dari kanan ke kiri.
  6. Hanya ada empat kata dalam bahasa Inggris yang berakhir dengan suku kata ‘dous’, yaitu: tremendous, horrendous, stupendous dan hazardous.
  7. Ada dua kata dalam bahasa Inggris yang menggunakan kelima huruf hidup secara berurutan (a, e, i, o, u), yaitu: abstemious dan facetious.
  8. Typewriter adalah kata terpanjang yang dapat diketik menggunakan huruf-huruf yang terdapat pada satu baris tombol keyboard (baris QWERTY).
  9. Huruf yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris adalah huruf ‘e’. Ini merupakan fakta baik dalam penggunaan bahasa Inggris secara umum, dalam karya fiksi dan non-fiksi, jurnalisme, kitab suci dan bahkan kode Morse!
  10. Untuk huruf konsonan, huruf yang paling sering dipakai adalah huruf ‘t’.
  11. Huruf yang paling sedikit digunakan dalam bahasa Inggris adalah ‘q’ – bukan ‘z’.
  12. Lima huruf yang paling sering muncul sebagai huruf pertama dalam kata bahasa Inggris – secara berurutan – adalah ‘t’, ‘o’, ‘a’, ‘w’ dan ‘b’.
  13. Hampir setengah dari seluruh kata bahasa Inggris diakhiri oleh huruf ‘e’, ‘t’, ‘d’ dan ‘s’.
  14. Theadalah kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Bila Anda tidak percaya, cobalah berbicara dalam bahasa Inggris standar yang benar selama 5 menit tanpa menggunakan kata ‘the’.

Selengkapnya......
October 26, 2009 Posted in | , | 4 Comments »

Oleh: Ismarita Ramayanti M.Hum
Penulis adalah lulusan S-2 Jurusan Linguistik Spesialis Penerjemahan UI

Terbatasnya tenggang waktu yang diberikan untuk menerjemahkan sering membuat seorang penerjemah stres. Untuk itu, diperlukan cara menerjemahkan yang lebih efisien. Caranya?

Penerjemah pemula biasanya langsung menerjemahkan teks sumber dengan sering kali melihat makna kata yang tidak diketahuinya di kamus. Padahal, cara tersebut kurang efektif karena si penerjemah harus berulang kali kembali ke teks awal. Hal itu biasanya terjadi akibat salah memilih padanan kata.

Untuk itu, tak ada salahnya penerjemah membaca dulu teks yang akan diterjemahkan secara berulang kali. Cara tersebut cukup jitu dilakukan agar ia benar-benar memahami apa yang tersirat dalam teks.

Penerjemah juga harus dapat menyimpulkan apa tujuan penulisan teks tersebut. Ya, apakah untuk memberikan informasi, memengaruhi, sekadar hiburan, dan sebagainya.

Selain itu, penerjemah juga harus memahami kata-kata yang dipergunakan dalam menyatakan maksud penulis pada teks sumber. Sebab, kerap si penulis menggunakan banyak kombinasi acuan, diagram, statistik, dan lain-lainnya.

Penerjemah juga harus dapat melihat tingkat kesukaran dari teks yang akan diterjemahkan. Dia juga harus dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkannya untuk menerjemahkan.

Perlu diingat bahwa seorang penerjemah bisa dipegang kata-katanya. Sebab, jika ia sudah menyanggupi untuk menerjemahkan teks sumber dalam tiga hari, jangan pernah minta waktu tambahan. Tentu, karena hal tersebut hanya akan menunjukkan bahwa si penerjemah itu tidak profesional.

Memang, kegiatan terjemahan ternyata tak semudah yang diperkirakan. Cukup banyak hal yang harus diperhatikan. Dan, seorang penerjemah profesional harus terus berusaha menghasilkan terjemahan yang berkualitas baik.

Pun, perlu kesabaran dan keinginan tinggi untuk terus berlatih dan belajar. Ada baiknya bila penerjemah menyimpan daftar kata-kata yang mempunyai arti khusus dari teks yang sudah diterjemahkannya.

Kiranya, semakin lama jam terbang penerjemah, semakin cepat ia dapat menghasilkan penerjemahan yang berkualitas baik. Ada kualitas, tentu ada harga. Dengan kualitas itulah, menjadi penerjemah merupakan alternatif pekerjaan yang cukup menjanjikan.

Selengkapnya......
October 07, 2009 Posted in | , | 0 Comments »

Kegiatan terjemahan ternyata tidak semudah yang diperkirakan. Cukup banyak hal yang harus diperhatikan. Namun, seorang penerjemah profesional haruslah terus berusaha untuk menghasilkan terjemahan yang berkualitas baik.

Sebagai awalan, berikut lima pedoman sederhana untuk diketahui oleh seorang calon penerjemah. Pedoman ini dikemukakan oleh Anton Hilman (1977) dalam bukunya 'Pedoman Umum Menterjemahkan Tahap I', yaitu:

1. Membaca dengan cermat naskah bahasa sumber
Hal ini dilakukan untuk memahami pesan keseluruhan dan arti setiap kata, berikut juga dengan arti sampingannya. Untuk itu, perlu disediakan kamus yang baik, ensiklopedi, penutur bahasa sumber, dan rekan sekerja. Tujuannya, untuk menghindari hal-hal sebagai berikut:

(a) pemakaian padanan yang kurang tepat

(b) kecenderungan untuk mengubah naskah bahasa sumber

(c) penerjemahan harfiah atas ungkapan yang tidak difahami. Sebab, hal ini akan mengorbankan pesan bahasa sumber, di samping juga menyimpang dari hukum sintaksis bahasa sasaran.

2. Membaca ulang produk terjemahan
Hal ini dilakukan tanpa membandingkannya dengan naskah bahasa sumber. Lakukan selang beberapa saat kemudian sambil mengadakan perbaikan naskah bahasa sasaran agar susunannya lebih lancar, judul sesuai dengan kata, istilah, dan pengertian yang terdapat di dalam naskah bahasa sumber.

3. Membaca kembali produk terjemahan
Lakukan hal ini sambil membandingkannya dengan naskah bahasa sumber, mengadakan penyesuaian seperlunya

4. Meminta bantuan orang lain untuk menilai
Seorang penerjemah patut merasa curiga terhadap dirinya sendiri. Ya, bahwa mungkin saja ada hal-hal yang tak dapat diraba atau ditangkapnya dalam naskah bahasa sumber.

5. Sadari, bahwa menerjemahkan tidak sama dengan menyadur dan seringkali ada penyampaian pesan yang kurang jelas

Ketidakjelasan ini tidak hanya disebabkan oleh penguasaan yang terbatas akan bahasa sumber, tetapi juga atas bahasa sasaran.

Melihat pedoman tersebut, tentunya, perlu kesabaran dan keinginan untuk terus berlatih dan belajar menerjemahkan. Ada baiknya, bila penerjemah menyimpan daftar kata yang mempunyai arti khusus dari teks yang sudah ia terjemahkan.

sumber : www.kompas.com

Selengkapnya......
Posted in | , | 0 Comments »

Dalam bahasa inggris ada 4 kemampuan dalam berbahasa inggris :

1. Speaking Skill
Dalam Speaking skill teknik berbicara yang dipelajari berupa pengucapan kata-kata yang berbahasa inggris, selain itu dengan Speaking Skill merupakan English aktif artinya kita bisa berbicara bahasa inggris.

2. Reading Skill
Dalam reading skill kita juga mempelajari bagaimana membaca kata-kata dalam bahasa inggris serta memperbanyaki kosa kata bahasa inggris (Vocabulary). dalam reading skill ada tekniknya yaitu membaca cepat atau scaning, artinya kita membaca bahasa inggris secara menyeluruh dalam waktu yang singkat dan membaca point dari setiap bacaan tersebut. Reading skill kita bisa mengetahui tentang Main idea, topic dari sebuah bacaan berbahasa inggris dan juga kalimat pendukung tulisan tersebut.


3. Listening Skill
Listening Skill merupakan kemampuan bahasa inggris dalam mendengar seseorang yang berbicara lalu menjadikan kita akan pengucapan kata tersebut, pada umumnya jika kita berasal dari negara asia tenggara bahasa inggrisnya lebih mudah untuk di dengarkan karena logat atau cara berbicaranya sama seperti bahasa kita dalam pengucapannya. untuk belajar bahasa inggris dalam bidang listening skill perbanyaklah mendengarkan lagu atau film yang berbahasa inggris lalu simaklah kata demi kata sehingga kita bisa mengetahui bagaimana mengucapkan yang benar.

4. Writing Skill
Dalam writing skill merupakan kemampuan yang lumayan rumit karena dalam menulis bahasa inggris kita harus tahu grammar dan susunan kata tersebut juka salah menuliskan grammar atau lain sebagainya maka makna yang terkandung akan beda nantinya,
dalam writing skill ada yang namanya tenses yaitu susunan kata yang sesuai dengan waktu kejadiannya seperti (Present tense, present continuous tense, past tense, past continuous tense, present past tense dan juga modal dan lain sebagainya) untuk bisa menulis bahasa inggris kita harus menguasai semua tenses tersebut sehingga untuk kedepannya kita menjadi lebih baik lagi.

Dalam writing skill banyak yang harus kita pahami dengan teliti agar seatu saat kita menulis dalam bahasa inggris baik grammar maupun lain sebagainya bisa tersusun dengan baik dan rapi. Untuk itu kita harus terus mempelajari bahasa inggris dengan seksama.

Demikianlah penjabaran singgkat ini mungkin nanti akan saya jelaskan lebih mendetail tentang bahasa inggris. yang terpenting kita mau mampelajarinya dan banyak bergaul dengan teman yang lebih menguasai bahasa inggrinya. yang penting jangan menyerah karena pada dimana ada kemauan disitu banyak jalan.

Selengkapnya......
September 26, 2009 Posted in | , | 0 Comments »

Anda mungkin saja sudah mengetahui tips belajar bahasa Inggris, tetapi jika Anda tidak mulai melaksanakannya, itu berarti Anda tidak akan mencapai keberhasilan apapun. Oleh karena itu metode ini tidak hanya dibaca saja; tetapi juga dibaca dan dilaksanakan. Berikut ini adalah kiat belajar bahasa Inggris:


Imaginasikan anda kita di masa depan

1. Bayangkan anda dapat berbicara dengan native speakers seperti layaknya anda berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

2. Bayangkan orang lain ingin berbicara selancar Anda.

3. Bayangkan mudahnya menulis e-mail ke siapa saja di seluruh dunia.

Ingat bahwa anda sudah baik.

1. Anda sudah tahu sedikit bahasa Inggris. Ini adalah langkah menuju sukses yang penting sekali!

2. Sekarang waktunya untuk kesuksesan yang lebih besar. Waktunya untuk memulai dengan metode belajar yang lebih efektif.

Saatnya untuk mahir berbahasa Inggris secara impresif. Gunakan bahasa Inggris kapan saja. Ini sangat penting. Semakin banyak anda memakai bahasa Inggris, semakin banyak yang ingin anda pelajari. Karena bahasa Inggris itu begitu popular maka anda dapat menggunakannya di mana-mana.

1. anda dapat menggunakan Yahoo untuk menemukan website berbahasa Inggris dengan informasi yang menarik.

2. Anda dapat menonton film Amerika atau lainnya atau bermain game petualangan di internet dengan bahasa Inggris,

3. Membaca buku yang menarik dalam bahasa Inggris atau anda dapat menulis hal-hal yang menarik. Jika anda melakukan hal-hal ini, anda tidak hanya belajar bahasa Inggris tetapi juga menikmatinya.

4. Jika anda melihat bahwa sebuah kata asing membuat anda bisa mengerti pertunjukkan TV favorit anda (atau berkomunikasi dengan orang lain atau mengalahkan sebuah game komputer), itu berarti anda akan ingin belajar lebih banyak lagi kata-kata asing lainnya.

Temukan teman yang juga belajar bahasa Inggris Jika anda dapat menemukan seseorang yang belajar bahasa Inggris dan berada pada ketrampilan yang sama, anda akan berada pada situasi yang baik sekali:

1. Anda dapat mencari seseorang yang bisa diajak berbicara dalam bahasa Inggris.

2. Percakapan dalam bahasa Inggris akan meningkatkan minat Anda dalam berbahasa Inggris.

3. Belajar akan menjadi lebih mudah, karena anda bisa mendiskusikan masalah anda dengannya.

4. Anda akan belajar lebih banyak tentang bahasa Inggris, karena Anda ingin menjadi lebih baik dari pada teman anda.

Anda harus bertemu dengan teman anda secara teratur. Idealnya dia sebaiknya tinggal dekat dengan anda, pergi ke sekolah yang sama. Jika anda benar-benar tidak dapat menemukan seorangpun yang ingin belajar bahasa Inggris, anda bisa mencoba menemukan seseorang dengan menggunakan e-mail. Ini adalah solusi yang kurang begitu efektif: percakapanmu akan lebih sedikit, dan sulit untuk berkompetisi dengan seseorang yang tidak begitu mengenal anda. Belajar bahasa Inggris adalah investasi Jika anda menghabiskan uang untuk sesuatu yang berharga maka anda ingin menggunakannya. Contohnya, jika anda membeli raket tenis yang mahal maka anda akan pergi bermain tenis setiap hari. Hal ini berlaku pula dengan bahasa Inggris. Jika anda ingin meningkatkan keinginan Ada belajar bahasa Inggris maka investasikanlah uang anda untuk belajar bahasa Inggris. Bacalah berbagai bacaan bahasa inggris Kursus bahasa Inggris Jarak Jauh Anda bisa mengikuti kursus bahasa Inggris di kota tempat anda berada. Namun bila anda terlalu sibuk maka ada alternative lain. anda bisa pula mengikuti kursus bahasa Inggris jarak jauh. Manfaat mengikuti kursus jarak jauh antara lain:

1. anda bisa belajar dimanapun. Materi kursus bisa dipelajari di rumah, di kantor atau pun di tempat kerja. Situs resmi thulabi-club : http://thulabi-club.org

2. Waktu dan lama kursus juga fleksibel. anda tidak perlu bersusah payah ke tempat kursus bila hari hujan, atau bila anda sedang sibuk. Setiap saat kalau sempat maka anda bisa mempelajari materi kursus.

3. Bila anda disiplin dan mengerjakan semua pekerjaan rumah, maka anda bisa menyelesaikan kursus pada waktunya dan menerima sertifikat yang berguna untuk menunjang karir anda.

Sumber: www.duniaguru.com

Selengkapnya......
Posted in | , , | 0 Comments »



Berikut ini adalah respon untuk artikel berjudul “Apa Kabar dalam Bahasa Inggris” yang membahas mengenai cara menanyakan kabar kepada lawan bicara (atau biasa disebut greetings atau accosting dalam bahasa Inggris).

Kesan pertama itu penting. Oleh karena itu, Anda harus memilih ekpresi greetings yang tepat. Terlebih bila Anda berhadapan dengan penutur asli.

Dahulu, sekitar 15 tahun yang lalu, ada salah satu guru saya yang berasal dari Australia. Saya bertemu dengan guru saya ini tiga kali seminggu bersama dengan lima siswa lainnya. Setiap kali sebelum kelas dimulai, kami selalu berusaha bersikap sopan dengan menanyakan kabar sang guru. “How are you, Rob?” begitu kami selalu memulai kelas kami. Kadang-kadang sang guru ini yang memulai dengan menanyakan kabar kami. Dan setiap kali ia menyampaikan opening question semacam itu, jawaban kami berenam selalu seragam, yaitu “I’m fine.”

Pada minggu pertama, setiap kali kami menanyakan kabarnya, Rob selalu menjawab dengan tersenyum cerah.
Pada minggu kedua, setiap kali kami menanyakan kabarnya, Rob menjawab dengan tersenyum seadanya.
Pada minggu ketiga, setiap kali kami menanyakan kabarnya, Rob masih menjawab, tapi kali ini dengan nada datar dan tanpa senyum.
Pada minggu keempat, Rob tidak lagi menjawab saat ditanya kabarnya. Bahkan kali ini ia memutar bola matanya.

Kemudian ia menghabiskan sekitar satu jam berikutnya untuk berceramah panjang lebar yang notabene intinya adalah untuk mengatakan satu kalimat: “Be more creative!”. Saya ingat betul ucapannya itu. Maksudnya adalah, bila menanyakan kabar, jangan selalu mengucapkan “How are you?” dan bila menjawab greetings semacam ini, jangan selalu mengucapkan “I’m fine!”.

Oleh karena itu, saya setuju benar dengan artikel yang berjudul “Apa Kabar dalam Bahasa Inggris” yang dipublikasikan oleh Sdr. Mufli. Tetapi untuk menambahkan, Anda juga perlu tahu konteks pembicaraan sebelum memilih greetings yang tepat. Berikut ini adalah sejumlah contoh umum yang saya dapat dari komunikasi sehari-hari dengan rekan-rekan sekerja yang sebagian besar adalah penutur asli.
Sapaan/greetings

Sesama teman umumnya hanya saling mengucapkan “Hi”. Kemudian mereka juga sering melontarkan pertanyaan umum semisal:
“How are you?” (yang disebut guru saya tidak kreatif)
“How are you doing?” (tidak formal)
“How’s it going?” (tidak formal dan dapat digunakan secara rutin)
“How’s tricks?” (tidak formal dan dapat digunakan secara rutin)
“How are things? (tidak formal dan dapat digunakan secara rutin)
“Haven’t seen you for ages” (tidak formal dan digunakan kepada teman yang sudah lama tidak berjumpa)
“Great to see you again” (tidak formal dan digunakan kepada teman yang sudah lama tidak berjumpa)
“How’s life?” (tidak formal dan digunakan kepada teman yang sudah lama tidak berjumpa)
“Watcha!” (sangat tidak formal dan hanya digunakan untuk teman dekat)
“What’s up?” (sangat tidak formal dan hanya digunakan untuk teman dekat)
“How do you do?” (formal)
“Good day, Sir/Madam!” (sangat formal)

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini umumnya dijawab dengan jawaban yang positif, seperti:
“Fine” (yang juga disebut guru saya monoton)
“Pretty good”
“Not bad”
“Can’t complain”
“Never been better”
“Fabulous”
“Fantastic”

Sebaiknya, setelah melontarkan jawaban ini, Anda mengucapkan terima kasih. Misalnya, ucapkanlah “Not bad, thanks.” Praktek ini sangat umum di kalangan para penutur asli.

Sedangkan, untuk menyapa orang yang belum Anda kenal, lebih pantas menggunakan “Hello.” Untuk situasi yang lebih formal, gunakan “Good morning / afternoon / evening.”

Lawan bicara Anda umumnya akan menjawab dengan greetings yang sama dengan yang Anda lontarkan sebelumnya – kecuali bila sebelumnya Anda melontarkan greetings berupa pertanyaan. Bila Anda mengucapkan “Hello,” lawan bicara Anda akan membalas dengan “Hello.” Bila Anda mengucapkan “Good morning,” lawan bicara Anda juga akan membalas dengan “Good morning.”

Ada satu pengecualian di sini, yaitu untuk “How do you do?”. “How do you do?” merupakan sapaan yang cukup formal dalam British English. Balasan untuk sapaan ini adalah dengan mengulang kembali pertanyaan tersebut. Terkesan aneh memang, tetapi begitulah aturan tak tertulisnya. “How do you do?” sebenarnya bukan merupakan pertanyaan. Kalimat tersebut memiliki arti yang sama dengan “Hello.”
Ucapan selamat tinggal

Penting juga untuk mengucapkan selamat tinggal saat Anda akan pergi. Berikut adalah ucapan selamat tinggal untuk situasi informal:
“Goodbye” atau “Bye”
“See you (later)”
“Later”

Untuk situasi formal:
“Good morning / afternoon / evening”
“It was a pleasure seeing you”
“Goodbye”
“Good night” (umumnya setelah lewat pukul 8 malam)
Pertimbangan budaya

Dalam konteks formal seperti di kantor atau rapat, kemungkinan lawan bicara Anda adalah seseorang yang memiliki status atau jabatan lebih tinggi – seperti atasan atau klien Anda, misalnya. Sebaiknya, untuk menjaga kesopanan, paling aman bila Anda menyapa mereka dengan sebutan Mr./Ms. hingga situasi formal berangsur-angsur mencair.

Tetapi jika mereka mengatakan, “Please call me (Derrick),” itu artinya mereka lebih senang dipanggil dengan nama depan mereka. Atau, jika mereka menyapa Anda terlebih dahulu dengan nama depan Anda, maka Anda harus tahu itu merupakan petunjuk bagi Anda untuk juga memanggil mereka dengan nama depan mereka.

Dalam kebudayaan Eropa dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya, orang-orang terbiasa berjabat tangan saat mereka bertemu dengan orang lain untuk pertama kalinya.

Dan yang terpenting: Jangan lupa pula untuk memasang senyum terbaik Anda! :-)


http://kursusinggris.wordpress.com/2009/01/31/greetings-persalaman-dalam-bahasa-inggris/

Selengkapnya......
Posted in | , | 0 Comments »

Berbicara adalah ketrampilan performansi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika Anda berusaha untuk berbicara banyak. Siswa dalam kelas bahasa asing terkadang mengalami kesulitan mendengarkan dan berbicara karena mereka takut membuat kesalahan. Tidak apa-apa berbuat salah. Santai saja dalam berbicara.

Tips untuk meningkatkan ketrampilan berbicara

  1. Bicara keras-keras. Tiru suara dari bahasa tersebut. Jangan menggumam. Walaupun kebanyakan orang merasa malu untuk membuat suara yang aneh, Anda akan semakin terbiasa dengan bahasa tersebut.
  2. Jika dipersilakan berbicara di kelas, katakan sesuatu walau itu salah. Anda akan dapat belajar dari kesalahan itu. Jika Anda butuh waktu untuk berpikir, mintalah agar pertanyaan diulang. Jika Anda tidak tahu jawabannya, katakan dalam bahasa asing, “Saya tidak tahu” atau “Tolong!”
  3. Berlatih dengan siswa asing atau dengan siswa lain yang dapat membantu Anda untuk belajar bahasa Inggris.
  4. Siapkan sebuah buku atau artikel dalam bahasa inggris (terserah anda, tetapi lebih baik jika buku/artikel ini anda sukai, misalnya fiksi, atau bahkan buku anak anak). Siapkan kamus kecil yang memiliki panduan pengucapan bahasa inggris di sisi anda.
  5. Masuklah ke kamar tidur supaya privasi anda terjaga
  6. Bacalah keras-keras satu halaman buku atau artikel tersebut, seakan-akan anda penyiar TV atau pendongeng.
  7. Jika menjumpai kata yang bingung pengucapannya, periksa kamus
  8. Kalau bisa, jangan membaca kata per kata, tetapi lihat satu kalimat secara utuh. Kalau bisa, ulanglah membaca satu kalimat hingga sreg pengucapannya
http://kursusinggris.wordpress.com/2007/10/23/panduan-berbahasa-inggristips-berbicara/

Selengkapnya......
Posted in | , | 0 Comments »