Adakah hati yang lebih lara
ketika mendapati raganya
mulai tersudut oleh keriuhan malam
adakah jiwa yang lebih kesepian
ketika bisiknya mulai tersesat
di sekat-sekat keheningan waktu
kini ada hati yang lebih meradang
karena derai hujan yang dirindukannya
tak lagi terdengar melodinya
kini ada cinta yang lebih kesepian
karena separuh tanya darinya
tak kunjung tersampaikan jawabnya
ketika mendapati raganya
mulai tersudut oleh keriuhan malam
adakah jiwa yang lebih kesepian
ketika bisiknya mulai tersesat
di sekat-sekat keheningan waktu
kini ada hati yang lebih meradang
karena derai hujan yang dirindukannya
tak lagi terdengar melodinya
kini ada cinta yang lebih kesepian
karena separuh tanya darinya
tak kunjung tersampaikan jawabnya
***
(Repost)
Selengkapnya......
August 03, 2010
Posted in |
Puisi
|
18 Comments »
