Showing posts with label Buku. Show all posts
Showing posts with label Buku. Show all posts

Penulis:Tere Liye
Genre : Fiksi Dewasa (Kumpulan Cerita)
Terbit: Mei 2012

Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan.

Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan.

Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku harian, memendam perasaan lewat puisi-puisi, dan berharap esok lusa dia akan sempat membacanya.

Semoga datanglah pemahaman baik itu. Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita, tidak peduli sesederhana apapun itu, sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman baik."

***

Selengkapnya......
July 03, 2012 Posted in | | 13 Comments »

Sebenarnya sih nggak ada niat sama sama sekali buat beli buku lagi hingga akhir bulan ini, mengingat kondisi keuangan yg sdh tidak memungkinkan sampai akhir bulan, apalagi beberapa hari lalu jg sdh beli buku.

Tapi seperti biasa, kadang susah bgt menjaga hati untuk istiqomah dgn janji semula. Hari ini buktinya. Niatnya cuma jalan2 ke toko buku, tapi pas melihat sampul buku ini, mata langsung berbinar. Apalagi membaca2 daftar isi dan terstemonial di sampulnya, langsung deh kena amnesia. Sama halnya ketika membeli buku Humaira. Ya udah...ta' beli aja....(_ _")

Menurutku buku ini beda dengan sirah nabawiyah yg lain yang kadang cenderung monoton dalam penulisannya.

Muhammad : Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik ini disusun dgn bahasa sastrawi yg memikat, tapi ini bukan fiksi lho. Penulis berhasil mengkombinasikan keindahan seni tutur dan sejarah kehidupan rasulullah berdasarkan sumber terpercaya.

Selengkapnya......
July 15, 2011 Posted in | | 4 Comments »


Kisah yang diangkat ke dalam novel ini terjadi pada empat belas abad silam, di tengah gurun pasir Arabia, ketika risalah pencerahan Nabi Muhammad SAW telah menyapu seluruh Jazirah Arab dan menyatukan suku-suku yang semula bertikai. Istri kesayangan Rasulullah, yakni Aisyah binti Abu Bakar, yang berjuluk Humaira, melalui novel ini seakan mengisahkan kesaksiannya atas perubahan Muhammad dari seorang nabi menjadi salah satu negarawan yang paling berpengaruh di dunia.

Dengan pusat pengisahan (point of view) orang pertama (Aku), sebagai saksi dan penutur peristiwa, Kamran Pasha begitu berhasil memasuki relung-relung hati dan pikiran, sekaligus kesaksian, Siti Aisyah, dan menuturkan fase terbesar perjuangan Rasulullah beserta romantika kehidupan cintanya, dengan sangat memukau.
Aku tdk mengeluh karena
ada saatnya aku berharap mati
bertahun2 lalu,
atau bhkan tak prnah dilahirkan.

Aku memandangi pepohonan yg hidup
mereka terdiri hanya dari mimpi
akan matahari dan kenangan akan hujan.
Aku cemburu pada mereka.

Ada kalanya aku brharap
aku salah satu bebatuan yang
berjejer di bukit2 di luar Madinah
yg diabaikan dan dilupakan oleh orang2
yg menginjak2 mereka."

--Humairah hal:9 --

Dengan lihai dan tanpa terasa janggal, penutur kesaksian berpindah-pindah ke tokoh-tokoh lain, dengan tetap menggunakan pusat pengisahan orang pertama tunggal (Aku). Sehingga, sosok Siti Aisyah (Humaira) sebagai tokoh utama tidak hanya muncul dari kesaksiannya sendiri, tapi juga dari kesaksian tokoh lain,

seperti kesaksian Abdullah bin Zubair (hlm 599-606). Sementara, kesaksian tentang sosok Rasulullah beserta kemuliaan-kemuliaannya, lebih banyak dituturkan oleh Siti Aisyah. Begitu juga sosok dan karakter para sahabat sejak sebelum masuk Islam.

Selengkapnya......
January 05, 2011 Posted in | | 11 Comments »

Buat si Sapi Dudunk dan para kru Toko Buku Online, BUKUMOO, sebelumnya mohon maaf karena amanat untuk meresensi hadiah bukunya baru bisa saya laksanakan sekarang. Ini karena terkendala PERASAAN (halaahhh), maksudnya perasaan malas ngapa2en...heheh. Bukunya sendiri sudah saya terima satu minggu yang lalu, dan saya selesaikan membacanya dua hari kemudian.  

DEALOVA. Yah...saya sengaja memilih buku ini sama sekali bukan karena peminatnya sedikit alias tidak banyak. Tapi karena di antara deretan buku-buku yang diperebutkan, hanya DEALOVA lah yang bukan novel terjemahan. Dan saya tidak pernah suka dengan novel alih bahasa. Selain itu, saya juga penasaran dengan novel yang pernah diangkat ke layar lebar ini. Dan hasilnya memang sangat bagus walaupun tidak sampe membuat saya meneteskan air mata, seperti kebanyakan testimoni pembaca yang saya temukan di halaman terakhir buku ini.

Sebenarnya agak kurang pas kalau tulisan ini saya sebut sebagai sebuah resensi. Selain karena saya yakin kalau kalian pasti sudah pernah nonton filmnya, saya juga tidak ingin mengulas isi buku secara keseluruhan. Melainkan hanya pesan-pesan novel dari sudut pandang saya sebagai pembaca yang tentu saja sifatnya sangat subjektif.

***
Sebenarnya apa sih artinya DEALOVA. Hehe..jangan tanya dirikuwww. Karena jangankan saya, pengarangnya sendiri, Dyan Nuranindya,  pun tidak tau apa arti kata tersebut. DEALOVA  sendiri merupakan novel teenlet yang bercerita tentang kehidupan dan kisah cinta seorang wanita tomboy yang gemar bermain basket, bernama KARRA. Tidak seperti cewek tomboy kebanyakan, sosok KARRA terbilang cantik dengan rambut panjangnya yang terurai. Kegemarannya bermain basket, menjadikan dia didaulat sebagai pemegang ban kaptern di sekolahnya. 

Selengkapnya......
July 28, 2010 Posted in | | 36 Comments »

Aku sarankan untuk tidak menangis ketika membaca buku ini. Tapi aku juga tidak akan melarang kalau kalian ingin meneteskan air mata. Karena buku ini memang betul-betul akan mengaduk perasaan. Sebenarnya saya juga sempat menangis ketika membaca beberapa bagian dari buku ini, tapi malu  ngomong di sini. Jadi anggap saja saya tidak nangis...hehehe.

Ini adalah novel pertama dari sekian banyak novel karya Tere Liye yang ingin saya baca. Dan bener-bener saya tidak kecewa membacanya, walaupun ketika mengambilnya di rak buku, saya sama sekali tidak membaca cover belakang bukunya. Saya cuma melihat penulisnya, dan memutuskan bahwa ini adalah buku yang harus saya baca. Dan saya tak berhenti membacanya sampai jam setengah 4 subuh. Mengalahkan perhatian saya dari pertandingan Belanda vs Uruguay.

Ini sebuah kisah cinta yang sederhana, namun dibalut dengan gaya tulisan yang sangat indah.  Romantis dan jalan cerita yang tak mudah ditebak. Tentang cinta yang terpendam, tentang kepedulian dan kasih sayang.

Selengkapnya......
July 07, 2010 Posted in | | 48 Comments »

Judul       : 2012an
Penulis    : IWok Abqari, dkk
Penerbit  : Lingkar Pena Publishing House
Halaman : 224
Kategori : Umum


Omigod! 20-12-2012 kiamat?! *baidewei, angkanya cantik ya...*
Hadooh, gimana dong?! Gimana buat yang belum punya pacar kayak si Parno? Gimana nasib si Dini yang diramal mati pas lagi makan? Dini kan gembulina, apa jadinya kalau dia harus nahan makan biar nggak mati? Si Anto yang diramal bakal mati kecemplung sumur? Gimana juga dengan si Tanky, yang diramal mati di angkot? (Ya ampyuuun, nggak uhuii banget sih di angkot? Di Jaguar kek biar kerenan dikit!).

Semua gara-gara ramalan Mama Mia, Mama Loreng, Mama Lemon, Ki Jo Komodo, Ki Joko Budeg, yang terinspirasi ramalannya suku Maya. Gara-gara ramalan-ramalan itu, Dini harus menahan nafsu makannya. Tanky kudu menghindar naik angkot. Anto pusing sama umur eh sumur. Parno jadi parno. Belum lagi si Faye, Ujang, dan sebagainya yang lain. Pusiiiinggg!

Well, daripada pusing, mending JANGAN TONTON buku ini. Ya eyyalah, ini pan buku, ya DIBACA lah!
Siapa tahu yang sering marah-marah jadi ramah. Buat yang sakit hati, siapa tahu jadi sakit gigi, hush… jadi sehat lagi lalu baik hati serta tidak sombong. Buat yang asam urat, asam lambung, silakan berobat. :-P

***
Hahaha...asli gw ngakak banget pas ngebaca sinopsisnya di sampul belakang nih buku. (belum sempat beli soalnya, makanya jadi tambah penasaran pengen beli). 2010an tentu saja diilhami dari film kontroversial 2012 yang sempat booming beberapa bulan lalu. Bukan karena cerita dan efek grafisnya yang bagus, tapi justru karena desas desus akan adanya kiamat dari ramalan Suku Maya yang malah nakut-nakutin.Sampai-sampai film ini diancam akan ditarik dari peredaran.

Selengkapnya......
July 01, 2010 Posted in | | 13 Comments »


Jika ada buku yang paling ingin kumiliki dan kubaca, maka buku itu adalah sebuah novel karya Tere Liye, yang berjudul Baaaa....maaaa...Baa..Maa... (Moga Bunda Disayang Allah). Sebuah judul yang sangat unik. Novel ini diangkat dari salah satu kisah nyata yang mengharukan, dan ditulis kembali dari salah satu film terbaik sepanjang masa.

Bercerita tentang sosok anak kecil bernama "Melati" yang tidak mampu bicara, melihat dan mendengar . Di bibirnya hanya mampu terucap kata baaa...maaaa....baaa...maaa, yang tidak dapat dimengerti maksudnya.

"Gelap ! Melati hanya bisa melihat gelap. Hitam. Kosong. Tak ada warna...Senyap ! Melati hanya mendengar senyap. Sepi. Sendiri. Tak ada Nada..."

Sebenarnya saya sudah membaca beberapa halaman buku ini dalam versi e-booknya, makanya jadi semakin penasaran sama isinya karena paling nggak bisa menatap monitor lama-lama buat membacanya.

"Bunda mengusap wajahnya yang basah. Mengeluh tertahan. Semua ini terasa menyakitkan. Bagaimana tidak? Ketika kalian tahu dan sadar persis apa yang sedang kalian mimpikan ternyata hanyalah sebuah "mimpi". Bukankah mimpi dalam tidur tidak akan terasa indah lagi saat kalian justru dalam mimpi itu sendiri menyadari semunya bohong !! Ah, padahal mimpi dalam tidur bisa menjadi obat pengurang rasa sakit dan kenyataan pahit yang panjang, kenapa pula jadi sebaliknya

Bagiku, cerita tentang hubungan anak dan orang tua, khususnya Ibu selalu saja menarik untuk dibaca dan diambil hikmahnya. Membaca dan memahaminya, membuat kita bisa belajar untuk lebih menghargai dan menyayangi orang tua kita. Karena cinta sejati yang selalu kita cari, sesungguhnya tertanam di hati-hati mereka.

Selengkapnya......
June 22, 2010 Posted in | | 12 Comments »

Entah mengapa aku kadang menunggu sesuatu ketika langit mulai terlihat muram. Bukan cerahnya yang aku nanti, ataupun kembalinya langit membiru ceria. Tapi aku sedang menunggu datangnya HUJAN. Aku selalu merindukan hujan. Bukan hanya karena dia mampu menghadiahkan keindahan pelangi kala berpadu dengan mentari. Tapi hujan bagiku juga mampu memberikan ketenangan dan kedamaian. Hujan bagiku adalah teman yang setia untuk merangkai kisah dan cerita. Hujan menganugerahkan begitu banyak inspirasi. (cerita anak hujan)

***

RAIN AFFAIR. Pertama kali membaca judul buku ini, aku langsung tertarik. Bukan hanya karena pengarangnya yang masih muda dan juga seorang blogger seperti saya. Tapi satu kata yang sangat menyihir bagiku, yaitu RAIN (Hujan).

Ternyata aku tidak seorang diri sebagai pengagum hujan, tapi ada juga Mbak Clara. Bahkan hujan telah memberikannya inpirasi untuk merangkai sebuah cerita yang sangat apik. Walaupun kutahu tidak sepenuhnya bercerita tentang hujan. Tapi juga cinta, tepatnya cinta segitiga. (Iya kan Mbak…?? Hehe..)

Mereka adalah Nathan, Lea dan Noah. Noah  dan Lea adalah sepasang kekasih. Sedangkan Nathan adalah sahabat Noah yang kemudian diperkenalkan kepada Lea. Dan Sejak perkenalan itu, keduanya pun akrab dan berteman baik. Bagi Nathan sendiri, Lea adalah masa lalunya yang sempat terpisahkan dalam waktu yang lama. Namun takdir  telah mempertemukan mereka kembali walaupun Lea belum menyadarinya.

Sejak pertemuan kembali itu, Nathan mulai rajin menemani Lea ketika kesepian atau sekedar mendengarkannya bercerita. Dan dari situlah dia mengetahui bahwa selama ini Lea sebenarnya tak merasakan lagi kebahagiaan bersama kekasihnya. Noah acap kali tak jujur dan seolah menyembunyikan sesuatu dari Lea.

Selengkapnya......
May 27, 2010 Posted in | , | 20 Comments »

Penulis : Boim Lebom Genre : Fun Fiction Publisher : Lingkar Pena
Year : Desember 2009

Review lagi....hehe...ini sebenarnya salah satu trik saya buat menyiasati kebuntuan ide tapi pengen konsisten dalam ngeblog dan ogah dibilangi hangat-hangat tai ayam. Maka jadilah buku ini menjadi salah satu jawabannya. Sebenarnya buku ini merupakan buku kedua yang dihadiahkan oleh LINGKAR PENA pas menang kuis kemarin. Buku pertama udah aku posting sebelumnya. Tapi hadiah itu bukan alasan utamanya kok. Buku ini emang layak kalau direview, apalagi bagi yang suka baca humor kayak saya.

Judulnya TRIO BEBEK. Kenapa diberi judul Trio Bebek ?? Soalnya kalau Trio Macan kan sudah ada yang punya. Lagipula kalau macan kan serem. Satu macan aja udah nakutin, apalagi tiga..hiii...!!! Ditulis oleh mas BOIM LEBOM, penulis kawakan yang kelucuannya nggak perlu diragukan lagi.

"Eh....Assalamu Alaikum..alhamdulillah saudara-saudaraku yang baik dan benar, saya Brur..." ujar Brur seraya mengulurkan tangan ke sutradara yang berbadan besar dan berambut gondrong itu. "Ng..mohon maaf bisa mengganggu, tapi kalau tidak mengganggu ya kami tetap mohon maaf kok, karena permohonan maaf itu perlu disampaikan untuk mencairkan suasana dan apabila suasana sudah mencair maka obrolan pun akan lancar......nah, atas dasar itulah maka kami sebagai calon wartawan ingin mewawancarai saudaraku..."

Buku ini berkisah tentang tiga wartawan remaja yang ngocol abis, yang siap membuat hari-hari kamu ceria. Ada si Brur yang hobinya ceramah melulu, si Budi yang doyan ngomel-ngomel dan si Fahri yang tulalit abis. Kebayang kan kalau ketiganya diblender jadi satu. Pasti akan jadi jus yang bikin perut jadi sakit dan muntah-muntah tiga hari tiga malam saking lucunya...hehehe....Misalnya aja berita-berita yang dipasang di mading hasil liputan mereka. Lumayan kreatif sih. Selain berita-berita penting yang diharapkan mampu menggugah semangat para siswa dalam berempati ria, juga diselipkan Berita-berita tidak penting !! Contohnya seperti ini ;

Selengkapnya......
February 22, 2010 Posted in | | 10 Comments »

“Jika karpet itu berganti lima kali, aku akan menjumpaimu di tempat
dua ular saling berlilitan pada tongkatnya, saat Proklamasi dibacakan.”


Siapa yang peduli dengan karpet tua di depan lift di Perpustakaan Nasional, apalagi tentang kapan bergantinya? Mungkin hanya Mamen… dan cintanya. Ya, cinta yang diuji oleh Adriana dalam teka-teki demi teka-teki.

“Harinya adalah tiga hari setelah Fatahillah mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Masanya sampai pada Perang Diponegoro. Namun orang-orang merana itu tahu, saat mati, jasad mereka akan merana terkubur jauh dari tanah tumpah darah mereka sendiri. Aku yang menunggumu adalah Adriana, pada mimpinya yang tak pernah mati.”

Patung demi patung di Jakarta, museum, hingga kuburan Belanda menjadi simbol-simbol teka-teki cinta Adriana. Dibantu Sobar sahabatnya yang berotak encer, tekad Mamen membawanya kepada akhir, bahwa ternyata bukan hanya sejarah unik masa lalu yang tersimpan di benak Jakarta, namun pula impian dan cinta sejati.

***

Ditulis oleh dua anak muda yang bergelut dalam dunia entertainment, yaitu Fajar Nugros (Sutradara film ”Queen Bee”) dan Artasya Sudirman (VJ MNC Music Channel), membuat kisah pengejaran cinta ini ditulis dengan bahasa yang mengalir cepat, khas anak muda, kocak, dan seringkali dramatis. Novel ini dipenuhi dengan ide-ide yang berlompatan, serta kaya akan inspirasi dan petualangan. Dan, tentu saja, sejarah yang dikemas dengan sangat menarik.

”Kedua penulis ini telah berhasil keluar sebagai pemenang yang telah menaklukkan saya dalam berbagai ajuan teka-teki yang baru dapat saya pecahkan setelah kalimat demi kalimat dalam novel ini selesai saya baca…. Salut!”
Erros Djarot, Sutradara Film

“Sejarah, simbol-simbol, teka-teki, dan cinta. Kombinasi yang "mematikan". Saya suka paket.” ini.
Tasaro GK, Penulis Galaksi Kinanthi

”Jenius. Baru kali ini saya ikut berteka-teki dengan riang gembira sambil membaca sebuah novel. Fajar dan Artasya telah merajut sebuah kisah cinta biasa, menjadi sebuah kisah cinta yang seru, membuat kita tambah pintar (karena mengajak kita mengulik sejarah dan ada biologi tumbuhannya juga), dan... ini menimbulkan efek suspense yang benar-benar tersebar merata di tiap babnya. Salut buat Fajar dan Artasya.”
Ifa Avianty, Penulis novel Facebook on Love

Selengkapnya......
February 17, 2010 Posted in | | 17 Comments »