Kalian nyadar nggak kalo judul di atas kedengaran sadis banget. Kesannya gimanaaa gitu ? Seolah-olah di FB ntuh ada insan-insan yang berjibun ma dosa-dosa, sehingga ketidakhadirannya di friendlist kita lebih mulia dibandingin keadaannya (keadaan…??). Hehe…kayak koruptor kan ? atau paling tidak mirip dengan anak-anak punk dengan style funky tapi bau najis yang kadang ngga jelas orientasi hidupnya kemana. 

Gue jadi tertarik banget nulis ini gara-gara pas malam minggu kemaren, salah satu acara di Venus FM Makassar ngebahas masalah ini, yaitu orang2  yang kudu wajib mesti dan harus dienyahkan dari friendlist kita. Ada juga sih beberapa orang yang bilang ngga perlu dienyahkan, cukup dihapus ajah...(sama aja khalee), tapi banyakan yang ngedukung hal ini, termasuk gue. Yah, secara gw dah beberapa kali ngeremove teman-teman FBku. Bukannya jahat, pilih kasih maupun diksriminasi seksual yang cuma mo berteman dengan cewe, sama sekali bukan. Gue cuma ngerasa perlu aja untuk tidak memelihara manusia-manusia kayak mereka, karena di pikiran gue, kalo dibiarin terus berkembang dengan tingkah lakunya yang nyebelin dan kadang-kadang sudah menjurus ke hal-hal yang nyakitin perasaan, lebih baek gue ambil jalan aman ajah. Yah…diremove gitu, sambil ngirimin message permintaan maaf karena dah dihapus sebagai teman. 

Selengkapnya......
November 28, 2009 Posted in | , | 1 Comments »


Malam ini gue iseng-iseng googling tengah malam, padahal jam dah nunjukin jam satu lewat, dah hampir jam dua malah., untung di kampungku yang tergolog sepi masih ada aja warnet yang buka sampe jam segitu, mungkin dia tau kali kalau aku lagi bete banget di rumah dan warnet pasti akan jadi tongkrongan favorit gue...^__^

Nah, pas gue panggil om google, terus search "Komunitas blogger", mata gue langsung berbinar dan bibir pun ikut sumringah pas ngeliat www.angingmammiri.org

Sebenarnya gue sih dah lama banget dengar dan baca namanya dimana-mana, tapi baru niat aja ngebuka sekarang...Soalnya dulu aku lebih suka facebookaan, mIRCan atopun YMan, tapi pas gue gabung di Blogger, gue malah keranjingan Blogwalking sana sini cari tempat nongkrong blogger maupun blogger community yang seru, sampe2 status di FB pun jadi jarang diurusin...hehe...

Awal masuk di angingmammmiri.org dah kebuka, mata gue langsung disuguhin gambar yang sangat menggairahkan, lebih menggairahkan dari Miyabi, apalagi Miayam. Gambarnya bisa diliat noh di pojok. Yup, itulah maskot dari ANGING MAMMIRI AWARD 2009, ajang penghargaan bagi insan blogger Makassar yang  merupakan rangkaian Ulang Tahun Komunitas Blogger Makassar yang ke-3 yang jatuh pada tanggal 25 November 2009. Ada berbagai  pilihan kategori yang bisa diikuti, yaitu :

>> BLOG TERBAIK
>> BLOG TERVAFORIT
>> BLOG PENDATANG BARU TERBAIK, dan
>> BLOG PENDATANG BARU TERVAFORIT

Nah, gue yang nota bene masih ijo dalam dunia blogger, walaupun blog gue berwarna kuning dan kadang-kadang berubah jadi pink :-(, iseng-iseng mendaftar untuk 2 kategori terakhir, apalagi syaratnyapun yang nggak njelimet amat. Berharap menang sih dikit, tapi paling tidak, blogku bisa diliat ma orang lain. Itu aja harapan gue yang paling tinggi dalam kontes ini. Mudah-mudahan aja, doain yagh......AMIN...

Menang tak menang, yang penting nge-blog......

Selengkapnya......
Posted in | | 1 Comments »


Di tengah kidung angin pada sepertiga malam, tak pernah lekang dari ingatanku, tatkala di atas sepasang bangku itu, dia mulai menyulam helaian-helaian kisah untukku perihal ayah yang semasa hidupnya begitu bertanggung jawab dan pemberani. Dan juga dia yang gemar mendongeng tentang Maling Kundang yang dikutuk oleh ibunya karena kedurhakaanya ataupun tentang si kancil yang cerdik. Semuanya masih segar di ingatanku, sekalipun dia telah ceritakan itu 15 tahun yang silam. Ketika ku masih acapkali berpura-pura sakit tak ingin ikut belajar. Ketika ku masih sering bertelanjang kaki menenteng sandal jepit di atas tanah-tanah becek bekas hujan yang semuanya ku lakukan karena ingin datang ke suatu tempat yang akhirnya ku ketahui bernama sekolah.

Dan malam itu, kami kembali bercengkerama di atas sepasang bangku, di depan sebuah meja kayu yang rapuh termakan rayap. Seperti biasa, dia tak lupa menyuguhkan teh hangat dan beberapa potong singkong untuk kami nikmati bersama, bernostalgia di depan perapian-perapian kecil dengan kepulan asap hitam membumbung, meliuk-liuk dan lenyap membaur dengan hitamnya malam.

Ternyata bangku-bangku itu masih sama seperti dulu. Barang satu-satunya peninggalan ayah yang telah begitu banyak mendengar cerita anak manusia di dalam gubuk-gubuk reyot bersekat anyaman daun nyiur, yang tingginya tak cukup semeter dari permukaan tanah. 

Di kala ia mulai bercerita, aku selalu menggenggam tangannya yang kasar, menyusuri tiap ruas permukaan kulitnya yang semakin kusam dan tipis termakan usia. Inilah ritual-ritual sederhana yang sering kami lakukan di penghujung malam. Di bawah desir angin yang membelai dedaunan kenari di atas gubuk kami. Sementara binatang-binatang di luar sana, pun turut diam terlarut dalam ritual itu.

Selengkapnya......
November 23, 2009 Posted in | | 6 Comments »

Siang yang indah. Seindah perasaan Sani sore itu. Semua tergambar jelas dari binar matanya yang bening bulat selaksa bola pingpon. Dikelurkanya hape dari saku celana jeansnya. Mengutak-atik inbox messagenya dan sesekali tersenyum sumringah. Belasan SMS dari seseorang misterius membuatnya hidup di tengah rasa penasaran beberapa hari terakhir ini.

“namaku Ilman, Muhammad Ilman”

Orang itu memperkenalkan dirinya melalui SMS pada suatu malam. Dia adalah teman Sani di dunia maya. Mereka sempat beberapa kali chating dan SMSan sebelum akhirnya dia mengajak Sani ketemuan hari ini. Sani tak juga menolak karena ini merupakan kali pertama dia akan ngopi darat dengan teman dunia mayanya setelah tiga bulan yang lalu dia memutuskan untuk bergabung di Facebook, jejaring sosial terbesar dan terpopuler di dunia saat ini.

Selain itu, di pikiran Sani, Ilman adalah sosok pria yang baik, garing ditemani bercanda, nyambung diajak diskusi, tidak neko-neko dan tidak pernah menunjukkan tabiat yang mencurigakan. Semuanya terpadu dan melebur menjadi satu dalam diri Ilman yang Sani kenal, yang membuatnya dengan mantap dan tanpa ragu menerima mengiyakan ajakan lelaki misterius itu.

Selengkapnya......
Posted in | | 0 Comments »

"What happen to you ? Kenapa telat ? Terus pake sandal pula, go out...!!"

Berondongan pertanyaan dari Pak Dosen itu tiba2 saja menghentikan langkahku yang sudah berada di ambang pintu kelasku. Bibirku keluh, tak mampu berkata apa-apa. Draft alasan yang telah aku rangkai di angkot, ternyata tak bisa direalisasikan. Aku hanya bisa tersenyum kecut sambil membalikkan badan dan menggaruk-garuk kepalaku yang sama sekali tidak gatal.

Tak mampu berkata apa-apa bukan karena aku tak punya alasan atas keterlambatanku pagi ini, keterlambatan yang cuma 10 menit dari jadwal yang sebenarnya. Dan mengapa aku tak pakai sepatu. Tapi semuanya percuma saja aku jelaskan panjang lebar ke arah Pak Dosen yang sudah terkenal kedisiplinannya se antero Fakultas Ilmu Budaya UNHAS. Semuanya akan percuma aku jelaskan karena kata-katanya pasti akan bermuara pada satu kata…”Go out..” dan setelah kepergianku, dia pasti akan bercerita panjang lebar di depan mahasiswanya, berkisah tentang orang-orang yang sering tidak disiplin dan tidak menghargai waktu.

Selengkapnya......
November 20, 2009 Posted in | | 1 Comments »

…Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang. Tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kamu tetap menang hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorg lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri….

***
Namanya Dinda. Aku sebut aja namanya kaya gitu, walaupun cuma sebatas kenal nama. Aku kenal sama dia karena aku memang sekelas dengannya, meskipun nggak se-angkatan. Namanya pun aku tidak nanya langsung ke dy, melainkan dari teman angkatannya yg dah lumaya akrab dengan aku.

“kakak naksir ya sama dy ?” tanya temannya di suatu hari
“haaahh…!! Nggak kok. Aq pengan tau aja namanya. Dy mirip banget ma temanq” jawabku beralasan
“jangan2 dy memang temanx kakak yg hilang, atau bisa juga dy keluarga temanx kakak. Ya khan ?
“entahlah….hehehe…!!!”

Walaupun aku tau bener klw itu pasti bukan teman aku yg hilang, apalagi keluarganya. Itu cuma alasan aku aja supaya bisa kenal nama gadis manis & pendiam itu. Sebuah jurus perkenalan yg telah ada sebelum Tyrex punah di atas jagad ini.

***

Selengkapnya......
Posted in | | 0 Comments »