Kalau di dunia nyata sedang ramai-ramainya demonstrasi dan musim sinetron, beda lagi nih dengan dunia maya. Di dunia maya saat ini ternyata sedang musim kompetisi. Kompetisi yang diadakan pun beragam. Ada yang gampang-gampang susah seperti lomba postingan tematik, lomba membuat puisi lucu sampai dengan lomba membuat fiksi mini. Dan ada juga yang memang beneran susah misalnya kontes SEO.

Nah, bagi kalian yang hobby ikutan kompetisi (baik yang serius ataupun yang sekedar ikutan nimbrung..hehe..), ada lagi nih kompetisi yang menurutku sangat menarik. Menarik karena pesertanya tidak sebatas hanya untuk blogger seperti lomba-lomba di atas, tapi justru untuk facebookers (minimal punya akun FB).

Namanya....namamya...??
Nama dari lomba ini adalah 3 JUTA dari 3 NOVEL. 
(tuinggg....tuinggg...tuinggg..!!! Matanya langsung berbintang-bintang pas ngebaca kata "JUTA"..hehe..)

Yang Ngadakan ??
Lomba ini diadakah oleh Leutika Publisher. Sebelumnya mereka telah sukses mengadakan lomba Curhat Jalan Raya yang berhasil mengumpulkan tidak kurang dari 300 tulisan peserta. Dan mereka kini kembali mengadakan lomba serupa dengan konsep yang berbeda, dan pastinya dengan kemasan yang lebih menarik. Terutama bagi yang demen banget baca novel.

Waktu Pelaksanaan ??
Lomba 3 JUTA dari 3 NOVEL ini berlaku dari tanggal 05 Mei 2010 sampai 15 Juli 2010. Pemenang akan diumumkan tanggal 20 Juli 2010 melalui FB Leutika Publisher dan www.leutika.com. Pemenang akan dihubungi melelui telpon

Selengkapnya......
May 23, 2010 Posted in | | 22 Comments »

“Tapi maaf, aku sudah tidak perawan”. Pesan terakhir yang kukirimkan lewat SMS, sebelum akhirnya dia menghilang entah kemana. Aku kecewa.
 ***

Pengen coba-coba ikutan lomba Fiksi Mini yang diadakan oleh Mbak Wi3nda. Mudah-mudahan aja menang...hehehe......



Selengkapnya......
May 20, 2010 Posted in | | 24 Comments »

Setuju atau tidak, perkembangan sinetron saat ini sudah dalam tahap sangat mengkhawatirkan. Bukan hanya karena jam tayangnya yang semakin menggeser tayangan-tanyangan yang lebih mendidik dan bermanfaat, tapi juga efek dari sinetron itu sendiri.  Kini, sinetron tidak hanyak menjadi tontonan orang dewasa dan remaja, namun anak-anak pun turut larut dalam cerita yang disuguhkan di dalam tayangan sinetron. Dan parahnya, karena sutradara dan produser sinetron seakan bermasa bodoh dengan produk sinetron yang mereka garap. Sehingga, kualitas pun dikesampingkan yang penting sinetronnya kelar dan para pengiklan pun berbondong-bondong agar produk mereka diiklankan.

Perkembangan sinetron di Indonesia berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan jumlah stasiun televisi. Saat ini ada belasan saluran tv dengan skala cakupan siaran nasional dan puluhan atau bahkan ratusan stasiun tv lokal pada tiap wilayah. Bukan hanya di perkotaan, tetapi juga sudah merambah ke desa-desa. Jadi tidaklah mengherankan jika kemudian para remaja yang tinggal jauh dari perkotaan pun sudah bisa meniru gaya dan cara berdandan dari pemain sinetron-sinetron yang mereka lihat. Terlebih lagi, karena tak sedikit anak-anak belasan tahun pun menjadi korban sinetron. Mereka sudah pintar pacaran, berani melawan orang tuanya dan berbagai macam hal-hal negatif lainnya.

Seorang korban sinetron mungkin secara tidak sadar akan meniru pengaruh buruk apa yang ia tonton di tv. Bisa jadi dari sisi berpakaian dan dandanan yang kurang sopan dan wajar, sisi perilaku peran antagonis, sisi peran utama yang menerima penderitaan tanpa usaha dan hanya menanti uluran bantuan orang lain, meniru adegan-adegan tertentu yang dinilai aneh bagi masyarakat, membuat orang-orang desa bermimpi bisa kaya raya seperti di tv dan dapat memicu urbanisasi, dan sebagainya.

Selengkapnya......
May 18, 2010 Posted in | | 19 Comments »

Gerimis belum juga reda ketika magrib telah lewat. Setelah menyusuri jalanan yang basah, aku menepikan motorku tepat di samping sebuah tenda warung makan di pinggir jalan. Kali ini aku ditraktir makan oleh  teman. Sambil menunggu pesanan disiapkan, mataku tertarik memperhatikan dua anak kecil yang sedang bersenda gurau di sudut meja yang lain.

Badannya agak dekil dengan pakaian yang lusuh dan terlihat kebesaran. Sesekali mereka juga mengalihkan pandangan ke arahku sambil tertawa. Ada yang salah denganku ?? Ahh..,biarlah, namanya juga anak-anak. Mungkin mereka adalah anak si pemilik warung tersebut, pikirku.

Tak berselang lama kemudian, pesanan kami pun datang. Dua porsi ayam lalapan yang siap disantap dengan sepiring nasi santan yang masih hangat, yummii…!! Mataku kini beralih ke arah makanan yang berada di hadapanku. Dan tak lagi memperhatikan kedua anak kecil tersebut, kecuali tawa mereka yang masih tetap terdengar ceria. Tawa khas anak kecil.

Mungkin karena terlalu serius makannya, tanpa kusadari anak-anak kecil itu telah berada di sampingku. Hanya dipisahkan oleh sebuah kursi plastik kecil. Mereka memperhatikan aku makan sambil tertawa cekikan. Huffft…!! Dasar anak kecil. Nggak tau apa kalau aku paling nggak mau diperhatikan kalau lagi makan. Karena merasa nggak enak, aku menatap mereka dengan mata melotot.

Selengkapnya......
May 15, 2010 Posted in | | 18 Comments »

Wadouh...!! ada yang salah kali ya sama judulnya. Kok cerita anak hujan sih. Sejak kapan si hujan itu merid dan punya anak (akting ngelus-ngelus dagu sambil pura-pura bego). Setahu saya, dari SD sampe kuliah, gak pernah tuh diajari kalau hujan itu punya anak. Ada sih memang hujan yang punya anak. Yaitu penjual bakso dekat rumahku. Biasa dipanggil Mas Ujan..hehe...

Lagian ngapaen juga ngasih judul gak jelas gitu. Yang kerenan dikit napa ?? Misalnya, Cerita Anak Koruptor, Curahan Hati Seorang Anak Mantan Pembantu atau kalau pengen lebih puitis dikit, misalnya Bisikan Hati Sang Jomblo Beracun. Hehe...Terserah lo deh atau whateverlah, kata orang di kampungku..^_^

Sebenarnya...ini bukan postingan lho (anggap saja begitu). Tulisan ini bukan untuk menceritakan kisah si anak hujan. Cerita Anak Hujan sebenarnya adalah nama blogku yang baru. Tapi aku nggak tau gimana cara mempromosikannya, jadi aku perkenalkan diri di sini aja. Kalau ada waktu, main-mainlah ke rumah baruku. Syukur-syukur kalau bermurah hati memasang linknya di blog kalian.

Mengapa harus Cerita Anak Hujan ?? Mengapa bukan anak-anak yang lain ?? Anak Mami, Anak Tetangga atau Anak Badak ?? Yah....karena begitulah adanya. Nanti kalian tahu sendiri alasannya.

Selengkapnya......
May 13, 2010 Posted in | | 19 Comments »

Bagi cowok (maupun cewek) yang merasa pernah dikecewakan sama gebetannya, kayaknya teori ini kudu kalian tahu. Bukan apa2. Ini supaya kalian tidak larut dalam kesedihan yang teramat dalam apalagi sampai bunuh diri hanyak karena ditolak oleh cewek (maupun cowok) idaman kalian. Lets cekidot....


Roni: Aku suka sama kamu, Rin .... Aku pengin kamu jadi pacarku.
Rina: (Malu-malu) Aku juga suka sama kamu, Ron.
Artinya - Jelas si Rina suka sama si Roni, sampe ngomong terus terang gitu.

***

Hendro: Nov, Aku bener-bener suka sama kamu. Aku pengin kita bisa jalan bareng.
Novi: Kaya'nya kita lebih baik temenan aja, dech. Kita khan udah lama temenan.
Artinya - Novi pun sebenarnya suka sama si Hendro. Status "teman" hanya buat alasan aja buat si Novi biar bisa deket terus sama si Hendro.

***
Andri: Aku ngerasa cocok jalan sama kamu. Mau ngga' jadi pacarku, Wen ?
Wenny: Jangan sekarang deh .... Aku pengin konsentrasi study-ku dulu
Artinya - Wenny suka sama si Andri, jawaban yang nggantung dan ngambang kaya' gitu maksudnya biar Andri penasaran dan tetep "stay around" si Wenny. Dengan gitu khan mereka bisa tetep deket. Andaikan si Wenny nggak suka, pasti ngomong terus terang sama Andri.

***

Selengkapnya......
May 11, 2010 Posted in | | 17 Comments »