Mataku tak beranjak menatap senja sore ini. Semburatnya menjingga ungu di kaki cakrawala. Masih sama dengan senja yang kemarin, dua hari yang lalu, bahkan tiga bulan yang lalu. Yang beda hanya karena ini adalah senja terakhir di tahun 2009. Aku Tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala. Ck..ck..ck.!! Waktu terasa begitu cepat berlalu, ataukah aku yang terlampau lamban menyadarinya.

2009 berlalu begitu saja tanpa aku tahu apa yang telah aku perbuat sepanjang 365 hari itu. Waktu yang sebenarnya sangat panjang untuk berbuat begitu banyak hal yang positif. Tapi kadang, hari-hari hanya dihiasi oleh rutinitas dan kebiasaan-kebiasaan yang malah tak jarang membuat aku sendiri menjadi bosan. Mungkin bukan hanya aku yang merasa seperti itu. Tapi nampaknya ada begitu banyak manusia yang seperti saya.

Satu tahun, 12 bulan dan 365 hari. Kita akan menghitung kembali jumlah yang sama itu di tahun yang baru esok, di 2010. Apa yang akan terjadi ? entahlah. Semuanya adalah misteri. Kita cukup merencanakan, berusaha dan berdoa. Selebihnya kita serahkan semuanya kepada Allah, sang Pemilik Masa.

Sebenarnya aku tak punya begitu banyak keinginan di tahun 2010. Keinginan terbesarku adalah aku ingin di tahun 2010 sudah bisa mengenakan toga kebesaran dan menyematkan gelar di belakang namaku. Aku juga ingin berbuat lebih banyak hal-hal yang positif terhadap diriku dan orang-orang disekitarku. Inysa Allah. Dan juga ku harap di tahun 2010, ku ingin mulai menata kembali hidupku menjadi lebih baik, teratur dan lebih bermakna. Amin.

Akhir kata: WELCOME 2010

Selengkapnya......
December 31, 2009 Posted in | | 0 Comments »


Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun
Indonesia kembali menangis di tahun 2009. Entah ini tangis yang keberapa yang mendera bangsa ini, setelah sebelumnya serentetan tragedi dan bencana juga telah berhasil memeras air mata pilu.

Abdurrahman Wahid meninggal Rabu sore, 30 Desember 2009, pukul 18.45 WIB. Presiden keempat Indonesia ini meninggal setelah lima hari dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo. Senin lalu Gus Dur sempat menjalani operasi gigi, namun kesehatannya justru menurun setelah menjalani operasi.

Siapa yang tidak kenal dengannya ? Almarhum yang lebih akrab dipanggil Gusdur merupakan sosok yang sangat berpengaruh di dalam perjalanan bangsa ini. Selain dikenal sebagai mantan presiden ke-4 RI (1999-2001, beliau juga merupakan seorang pemikir yang humanis. Walaupun tak jarang pemikiran-pemikirannya dianggap kontroversial karena terlalu jauh melampaui zamannya.Selama menjabat sebagai presiden dan setelahnya, Gusdur sangat konsisten dalam membela dan memperjuangkan kaum minoritas yang kadang sengaja didiskriminasi atas nama agama. Hal inilah yang banyak membuat dirinya menuai kecaman dari berbagai pihak. Well, apapun itu, Gusdur tetaplah seorang bapak bangsa. Dan kini beliau telah pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Terlepas dari pemikiran-pemikiran yang kontroversial, beliau tetaplah sosok yang patut membuat bangsa ini bangga padanya.

Gus Dur dimakamkan di Tebuireng , Jombang, Jawa Timur. Makam bersebelahan dengan kakek dan ayahnya. Upacara pemakaman direncanakan menggunakan upacara kenegaraan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri memiimpin upacara pemakaman Gus Dur.

Selamat Jalan Gus...

Selengkapnya......
December 30, 2009 Posted in | | 0 Comments »


Pada namamu adik, jemariku kembali menari tak lelah merangkai kata. Menggubah sepotong pesan untukmu. Menanya perihal kabarmu di dekapan malam, kala ini. Tak begitu panjang, hanya dua potong kata.

Namun...
entah kenapa hatiku tiba-tiba berubah arah. Inginku pun mendadak hilang. Maka oleh jemari ini pula, rangkaian kata itu ku penggal satu per satu hingga tak tersisa. Kosong dalam layar hapeku.

Adik...
Tak bisa ku ingkari bahwa kadang hati merindu kabarmu. Tapi kadang pula dia merasa tak enak, ketika segerombolan pesan yang ku titip pada hembus angin untukmu, ternyata menghilang tak terbalas. Mungkin angin pun menguap sebelum pesanku tersampaikan. Mungkin juga, angin telah membisikimu tapi kau lupa menyapaku. Ataukah engkau tak ingin diganggu. Entah..!! Yang jelas, kadang hati dan pikiran tak bisa aku lerai tatkala berdebat tentangmu. Kadang hati yang menang dan tak jarang pula ia yang harus mengalah walau tersenyum kecut. Seperti di awal senja ini, ketika pesan itu kembali tak aku sampaikan padamu.

Hati...
Menyadarlah sejenak. Berkacalah pada kisah. Kau itu bukan milik siapa-siapa. Kau milikku seutuhnya, bukan miliknya. Jadi tak mengapalah ketika dia mengacuhkannmu kala kau merindunya. Baginya, mungkin kau tak lebih dari seonggok rasa yang tak pernah bisa didengarnya sekalipun kau berteriak, apalagi jika hanya hembusan bisik seperti saat ini, di atas ruang hampa yang membekapmu.

Hati...
Mendiamlah sejenak.
Sssssttt....!!!
Dengarkan...ada sepotong hati yang lain sepertimu di luar jendelamu. Tak inginkah kau menyingkap selubungmu untuknya ? Mungkin dia mampu mengusir sepimu ? Syukur-syukur kalau dia ternyata mampu mendekapmu dalam bahagia selamanya...


....dan Hati pun kembali meriang...


Selengkapnya......
December 29, 2009 Posted in | , | 1 Comments »



Sebenarnya ini merupakan kejadian yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu. Namun baru sempat melihatnya di HP temen saya waktu lebaran idul fitri kemaren. Agak merinding juga sih pas ngeliat videonya. Entah benar atau salah, teman saya bilang kalau fenomena itu terjadi di Banten. Terjadi di tengah gemuruh hujan dan sambaran petir di waktu magrib. Konon katanya, karena sudah masuk waktu maghrib tapi tak ada satupun pria yang datang untuk mengumandangkan adzan. Sehingga, salah seorang wanitalah yang masuk ke mesjid waktu itu. Dan tak berselang lama kemudian, muncullah fenomena awan yang berbentuk mata manusia tersebut.

Yah, itu berdasarkan pada video yang saya lihat yang memang kedengaran suara perempuan yang mengumandangkan adzan. Sekali lagi, sumber ini saya dapatkan dari teman saya yang bisa saja telah mengalami beberapa proses pengeditan, memasukkan suara adzan misalnya. Bisa saja khan. Percaya tidaknya, dikembalikan kepada anda masing-masing.

Untuk lebih jelasnya, anda bisa cari informasi sebanyak-banyaknya di internet. Karena saya sendiri malah tambah kebingungan karena beredarnya berbagai macam versi. Ada yang bilang kejadian ini berlangsung di pura Besakih Bali, ada juga yang mengatakan terjadi di padang sebelum gempa terjadi. Dan versi lain juga menyebutkan kalau fenomena ini terjadi di Ukrain sana. Wallahu A'lam.

Selengkapnya......
December 26, 2009 Posted in | | 5 Comments »

"Berapa tahun umurmu nak,...?" Tanya seorang kekek kepada anak kecil ketika mereka berada di pinggir jalan menunggu pete-pete

"Delapan tahun kek!" jawab si anak tersebut

"Delapan tahun !!??" seru si kakek. "Tapi tinggimu belum setinggi dengan tongkat kakek.."

Kemudian anak itu berdiri tegak dan bertanya kepada si kakek tersebut :

"Memangnya umur tongkat kakek berapa tahun sih ????"



Selengkapnya......
December 24, 2009 Posted in | | 1 Comments »



Entah ini kali yang keberapa sosok itu menyapaku dalam lelap.
Pagi ini dia kembali lagi, di antara aroma subuh, sebelum helai-helai fajar disingkap oleh pagi, mengawali geliat kehidupan. Aku selalu menyukai hadirnya. Walau hanya dalam semerbak bayang-bayang dan pula itu kada melenakan aku untuk segera terjaga dan bangkit merangkai hidup yang sesungguhnya.

Aku tak tahu mengapa aku begitu menyenangi hadirnya dalam mimpiku. Mungkin, karena aku pernah berharap mendapatkan kekasih seperti dirinya. Yah...bisa jadi. Dan bisa jadi pula karena terkadang hatiku diam-diam melukis rindu dalam lembaran khayalku. Dan rindu itu ternyata untuknya.

Aku tak bisa menyalahkan perasaan dan menderanya dengan logika-logika. Karena sesalah bagaimanapun dia di mata orang, dia tetaplah benar untuk dirinya sendiri, walaupun tak jarang dia menjadi tak logis. Tapi itulah perasaan, yang ibarat anak kecil yang polos, akan pasti menangis ketika kau menghakiminya.

Dulu, sebelum kami merasa terpisah seperti ini, tak jarang kami berbagi kisah dan menyulam harapan.

"Aku mengharapkan seseorang yang bisa memberikan aku perhatian padaku. Yang bisa aku ajak berbagi. Bukan orang yang cuek, tanpa perhatian"

Begitulah dia biasa mencurahkan isi hatinya padaku. Dan aku tak perlu bercuap panjang lebar tentang harapanku

"Sama. Aku juga berharapa seperti itu" Harapan yang sangat singkat, tapi padat untuk membentuk suatu hubungan. Aku menatap kelopak matanya dalam-dalam sambil melukis senyum berdua.

"Ahhhhh...!!!! tidak kah kau tahu, bahwa segala yang aku harapkan ternyata telah ada di dalam dirimu." Bisikku dalam hati. Mendiam dalam kekaguman. Walau kadang terselip canda, tapi tidakkah kau merasa bahwa tiap kata yang aku ucap kala itu, yang ada hanyalah kesungguhan rasa. Aku sudah legah, karena aku telah berkata apa adanya, sekalipun acap kau anggap hanya canda yang ada."

Aku sadar bahwa cinta tak pernah salah. Kita tak pernah tahu kapan dia akan datang, dan kapan pula dia akan pergi. Serta di lembah hati mana dia akan terjatuh. Tetapi, ketika yang ada hanya cinta tanpa logika, maka yang lahir hanyalah keegoisan. Dan dilema itulah yang ada di antara kita. Andaikata kita terlalu menurutkan perasaan, maka sepotong hati yang lain pasti akan teriris. Dan itu adalah SAHABATMU, yang juga kekasihku.

Selengkapnya......
December 22, 2009 Posted in | , | 4 Comments »